

KABAR MADURA | Upaya membenahi akomodasi sekolah di Kabupaten Sampang, justru berujung pada pusaran skandal korupsi.
Proyek pembangunan dan rehabilitasi gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun anggaran 2024 nan seharus menjadi angin segar bagi bumi pendidikan daerah, sekarang bermuara di kembali dinginnya sel tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang.
Langkah tegas norma itu diambil setelah interogator Kejari Sampang mengantongi bukti kuat atas dugaan rasuah nan melibatkan tiga figur penting.
Mereka adalah MF (mantan Kepala Dinas Pendidikan Sampang 2024 selaku Pengguna Anggaran), AT (mantan Kabid SMP 2024 selaku Kuasa Pengguna Anggaran sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen), serta MS, seorang pengusaha swasta nan juga menjabat sebagai Ketua Gapensi Jawa Timur.
Pengungkapan kasus ini bermulai dari kecurigaan atas penyelenggaraan lelang 19 paket pekerjaan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan pembaharuan gedung SMP.
Proyek berbobot dahsyat hingga Rp7,6 miliar tersebut didanai dari penyatuan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024. Namun, alih-alih dialokasikan secara utuh untuk menunjang sarana belajar siswa, biaya tersebut justru dipangkas melalui serangkaian praktik penyimpangan.
Dari kalkulasi sementara tim penyidik, tindakan bertiga ini diperkirakan telah menggerogoti duit negara hingga mencapai Rp2,7 miliar.
Satu per satu benang kusut itu terurai setelah jaksa interogator melakukan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah saksi dan menggelar penggeledahan di beragam titik strategis.
Bukti-bukti nan terkumpul akhirnya cukup untuk menggiring ketiga pejabat dan rekanan tersebut menjadi tersangka.
Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Moch. Iqbal, menegaskan bahwa penahanan ini menjadi langkah krusial untuk menuntaskan perkara.
Guna mencegah para tersangka melarikan diri alias menghilangkan peralatan bukti, ketiganya sekarang mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sampang untuk 20 hari pertama.
Penyidikan pun tetap terus bergulir mendalam, membuka ruang bagi potensi lahirnya tersangka baru dalam skandal anggaran pendidikan ini. (sub/rul)


12 jam yang lalu
15








English (US) ·
Indonesian (ID) ·